Bupati Donggala Kasman Lassa di Denpasar, Sabtu, menyatakan bahwa pengembangan wisata Kabupaten Donggala butuh kerja sama daerah lain untuk menarik perhatian wisatawan baik nusantara maupun wisatawan mancanegara.
"Pemkab Donggala sedang berupaya untuk mengembangkan sektor pariwisata, dengan mengajak atau membangun kerja sama dengan daerah lain," katanya.
Bupati Donggala Kasman Lassa pada Jumat (23/9) bertemu dengan Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra untuk membicarakan hal itu.
Pada pertemuan yang berlangsung di ruangan rapat Wali Kota Denpasar itu, Bupati Kasman Lassa memaparkan sejumlah potensi wisata yang ada di daerahnya.
Kata Bupati, Donggala memiliki 48 obyek wisata menarik mulai dari wisata danau, hutan dan gunung, wisata bahari serta air terjun.
Potensi itu, sebut bupati, kondisinya saat ini masih perawan, dikarenakan masyarakat langsung yang kelola yang dipadukan dengan budaya dan istiadat setempat.
"Semua objek wisata yang ada di Donggala, kondisinya masih alami dan belum ada investor yang datang untuk berinvestasi. Karena itu, semua objek-objek wisata dikelola oleh masyarakat," ujarnya.
Terkait hal itu Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menyatakan nilai-nilai budaya harus di pertahankan oleh pemerintah setempat dalam pengembangan wisata itu.
"Model pengembangan wisata yaitu pembangunan dan pengembangan budaya. Ini harus dipertahankan dan akan menjadi modal besar bagi Pemkab Donggala," katanya.
Pada prinsipnya, kata Mantra, Pemkot Denpasar bersedia untuk membantu pengembangan objek-objek wisata kabupaten tersebut, dikarenakan Donggala memiliki prospek pengembangan berdasarkan perpaduan wisata dan budaya setempat. (WDY)
Pewarta: Pewarta: Muhammad Hajiji: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.