Kepala Polres Buleleng Ajun Komisaris Besar Polisi I Made Sukawijaya di Kota Singaraja, Senin, mengatakan pihaknya menerjunkan 261 personel menjaga kantor KPU dan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pengamanan pilkada di wilayah kabupaten ujung utara Pulau Dewata itu.
"Kesiapan dari proses tahapan sudah dilakukan pengamanan. Hal itu menyangkut antisipasi kejadian maupun jumlah personel dilibatkan. Misalnya sewaktu verifikasi faktual pada pendaftaran bakal calon perseorangan lalu," kata dia.
Sukawijaya menambahkan, Polres telah menyiapkan personel tambahan apabila terjadi situasi darurat yang mendesak. "Kita lihat tergantung situasi di lapangan. Jika intelijen menganggap terdapat kerawanan kami segera akan menambah," ujarnya.
Menurut dia, informasi yang berkembang masing-masing bakal calon akan mengerahkan ratusan pendukungnya. "Bila lebih dari 1.000 orang malah berpotensi menimbulkan kerawanan, kami akan tambah personel pengamanan," tambahnya.
Selain itu, pihaknya telah menyiagakan mobil Armored Water Cannon (AWC), mobil pemadam kebakaran, barier dan personel lengkap untuk menjaga keamanan kantor KPU.
"KPU adalah simbol negara dan ke depan cukup rentan disoroti publik dalam pilkada. Kami jaga ekstra dan semua diharapkan berjalan baik. Pengamanan sebelumnya sudah lebih dari sepuluh hari berjalan," ucapnya.
Sukawijaya menegaskan, kepastian massa pendukung didatangkan dalam pendaftaran akan diawasi dan diamati detail. "Kami dalam waktu dekat akan kordinasikan lagi berapa pendukung yang akan mengantar setiap calon ke KPU," katanya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.