Mangupura (Antara Bali) - Setelah dua rumah warga negara asing disatroni kawanan perampok bercadar, kali ini aksi serupa kembali terjadi di tempat tinggal warga lokal, Made Puspa Atmaja (48) di Banjar Panglan, Kelurahan Kapal, Kabupaten Badung, Bali, Senin dinihari.

Kapolres Badung AKBP Dwi Suseno ketika dihubungi siang harinya di Mangupura, mengatakan aksi perampokan di rumah korban Atmaja terjadi sekitar pukul 03.00 Wita.

"Menurut keterangan korban, pelaku yang berjumlah dua orang, masuk ke dalam rumah dengan menggunakan penutup bagian wajah atau sejenis cadar," ujarnya.

Ketika ditanya lebih rinci tentang peristiwa itu, mantan Kanit Buser Polres Tangerang itu tidak bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan alasan kasusnya masih dalam penyelidikan di lapangan.

Sementara itu petugas pada Satreskrim Polres Badung menyebutkan, dua pelaku yang menggunakan cadar itu masuk ke rumah korban Atmaja melalui jendela kamar.

Diduga karena berisik, keberadaan dua penjahat di dalam kamar membuat istri Atmaja, Ni Made Sudarmi, yang terlelap tidur menjadi terbangun.

Melihat nyonya rumah terbangun, salah seorang penjahat langsung mengacungkan dan menempelkan pisau di bagian leher korban.

Mengetahui korbannya tak berdaya, penjahat memerintahkan Ni Sudarmi untuk membuka lemari yang ada di dalam kamar.

"Setelah lemari dibuka, pelaku mengobrak-ngabrik isi lemari," ujar polisi.

Dari dalam lemari tersebut penjahat mengambil dua kalung emas, satu set kancing emas, dua cincin emas dan dua buah "handphone" merk Nokia. 

"Setelah berhasil menyikat barang-barang milik korban, pelaku kabur lewat jendela dan selanjutnya melarikan diri menuju areal persawahan. Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta," kata petugas.

Ditanya dua kasus perampokan sebelumnya yang juga dilakukan penjahat bercadar, Kapolres Dwi Suseno mengatakan, ada dugaan pelaku atas dua kasus perampokan yang menimpah warga asing itu tidak sama.

"Kami duga pelakunya dari dua komplotan yang berbeda," katanya.

Terkait kejadian itu, petugas kini masih memeriksa sejumlah saksi di samping beberapa anggota sedang melakukan upaya pengejaran. "Mudah-mudahan pelakunya cepat tertangkap," ujar Kapolres menambahkan.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026