Denpasar (Antara Bali) - Sebanyak 464 pemain dari 46 klub di Bali, berlaga pada kejuaraan bulu tangkis piala Bima Sakti I yang digelar di GOR Padang Luwih Dalung, Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Kegiatan tersebut berlangsung selama empat hari memperebutkan hadiah sebesar Rp21,5 juta yang dibuka Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta, Jumat.
Kejuaraan bulu tangkis tersebut, menurut Sekretaris panitia I Ketut Heru Hariono, mempertandingkan kelompok umur (KU) usia dini hingga kelompok veteran di atas 40 tahun.
Kegiatan kali ini mempertandingkan 13 katagori, terdiri atas usia dini di bawah 11 tahun, anak-anak di bawah 13 tahun, pemuda di bawah 15 tahun, remaja di bawah 17 tahun, teruna di bawah 19 tahun, dewasa 19 tahun ke atas, veteran A dari umur 35-40 tahun dan veteran B umur 41 tahun ke atas.
Kejuaraan menggunakan sistim gugur yang bertujuan menyalurkan bakat, minat dan menyaring atlet-atlet muda berbakat serta membantu PBSI dalam mengkoordinasikan dan mengakomodasikan potensi-potensi atlet bulu tangkis daerah.
Selain itu, sebagai ajang uji coba serta meningkatkan motivasi dan pengalaman bertanding bagi atlet bulu tangkis di Pulau Dewata.
Wabup Sudikerta mengatakan, kejuaraan bulu tangkis ini merupakan kegiatan yang menuntut setiap atlet mampu meningkatkan prestasi dan dedikasi dalam bidang olahraga, sekaligus menumbuhkan bibit pebulutangkis yang handal, sebagai persiapan untuk event yang lebih tinggi.
Pemkab Badung sangat mendukung kejuaraan buku tangkis, karena melalui pembinaan-pembinaan terhadap atlet bulu tangkis akan mampu menjadikan generasi muda menopang atlet-atlet senior, tambah Wagub Sudikerta.
Ia pada kesempatan itu Wagub menyerahkan dana pembinaan sebesar Rp10 juta kepada PBSI setempat. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026