Negara (Antara Bali) - Satpol PP Kabupaten Jembrana, Jumat, dites urine, untuk mengantisipasi pemakaian narkoba di aparat penegak peraturan daerah tersebut.

Sebanyak 126 dari 150 anggota Satpol PP mengikuti tes urine yang dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno, Negara yang disaksikan Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan.

"Sisa anggota yang belum mengikuti tes ini akan segera menyusul. Seluruh personil Satpol PP kami wajibkan tes urine," kata Kepala Kantor Satpol PP Jembrana Gusti Ngurah Rai Budi.

Sedangkan Kembang yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Jembrana mengatakan, pihaknya merasa perlu menjawab keraguan beberapa pihak jika Satpol PP bebas dari narkoba.

Menurutnya, tes urine ini dilakukan secara mendadak, tanpa diketahui anggota Satpol PP sebelumnya, untuk mendapatkan hasil yang objektif.

"Dalam undangan kami sampaikan hanya akan diberikan pengarahan, tapi saat sampai disini langsung dites urine. Mudah-mudahan ini bisa menjawab keraguan beberapa kalangan, yang curiga ada oknum Satpol PP Jembrana yang mengkonsumsi narkoba," katanya.

Ia mengatakan, tes urine secara mendadak ini akan kembali dilakukan, tidak hanya bagi Satpol PP tapi juga pegawai Pemkab Jembrana lainnya.

Dari ratusan contoh urine, milik dua orang anggota Satpol PP harus dites sampai tiga kali karena ditemukan kandungan yang tidak sewajarnya.

Namun setelah tes terakhir dinyatakan kandungan tersebut bukan karena narkoba, sehingga seluruh peserta tes dinyatakan bersih dari konsumsi narkoba.(GBI)

Pewarta: Pewarta: Gembong Ismadi
: Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026