Denpasar (Antara Bali) - Polda Bali mulai mengendus pelaku perampokan di SPBU Udayana di Jimbaran, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, yang terjadi tiga pekan lalu.

Direktur Reskrim Polda Bali Kombespol Eddy Tambunan di Denpasar, Selasa mengatakan, dari hasil penyelidikan, pelaku perampokan yang menggasak uang Rp78 juta ini, telah ada titik terang.

"Tentang kasus ini kami sudah punya perkembangan terbaru, yakni kami berhasil mengetahui siapa sejatinya pelaku perampokan tersebut," ujar Eddy Tambunan.

Ia menjelaskan, untuk saat ini data tentang perkembangan kasus perampokan SPBU Udayana Jimbaran, terkait  tentang data para pelakunya sudah dikirim ke Polresta Denpasar.

"Semua berkas sudah kami kirim ke Polresta Denpasar. Di sini dalam kasus tersebut Polda Bali hanya 'memback up', pengungkapannya di Polresta," ucapnya menjelaskan. 

Edy Tambunan menuturkan, dari data yang dikirim ke Polresta Denpasar, Polda Bali mengantongi nama-nama pelaku perampokan.

"Ya, nama inisial para perampok sudah kami kantongi. Untuk perkembangan nanti dulu saya tidak mau berasumsi, yang saya mau adalah, fakta," ucapnya.

Kawanan perampok bermobil diperkirakan berjumlah lima orang dengan salah satu pelaku membawa senjata api jenis FN ini masuk SPBU Unud, Jimbaran membawa brankas berisi uang Rp78 juta, Sabtu dinihari awal November 2010.

Di sana kawanan perampok yang menggunakan cadar sebagai penutup wajah melumpuhkan para karyawan SPBU bersama dua orang sopir yang sedang ada di tempat itu.

Dari keterangan saksi dan petugas SPBU, para perampok yang dilengkapi dengan senjata tajam dan senjata api, masuk ke SPBU sekitar pukul 03.00 Wita.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026