Singaraja (Antara Bali) - Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, menyatakan telah menyiapkan anggaran Rp2 miliar untuk memperbaiki tiga pasar desa di daerah itu.

"Tiga pasar desa yang akan diperbaiki yakni Pasar Desa Bebetin, Pasar Desa Penarukan, serta Pasar Desa Banyuning," kata Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng Made Arnike di Singaraja, Jumat.

Ia menjelaskan, ketiga pasar desa itu sudah sempat diajukan dalam Musrenbang 2014, namun belum bisa dijawab pemerintah pada tahun 2015. "Rencananya memang tiga pasar itu. Ketiganya sudah masuk Musrenbang 2014. Tapi karena tahun 2015 anggarannya terbatas baru bisa kami jawab tahun 2016," kata Arnika.

Menurut dia, besaran anggaran renovasi masing-masing pasar tersebut mencapai sekitar Rp500 - Rp800 juta. "Nanti juga akan dilihat mana yang memerlukan renovasi lebih besar," ujarnya.

Arnike menambahkan, kedepan pihaknya akan berusaha mencari anggaran tambahan dari kementerian agar ada lebih banyak pasar desa lagi yang bisa direhab.

Dikatakan pula, sampai saat ini terdata masih ada puluhan pasar desa yang ada di antrean untuk direvitalisasi. "Kami masih berusaha mengajukan dana tugas pembantuan dan dana alokasi khusus ke beberapa kementerian," katanya.

Selain itu, pihaknya berharap kementerian bisa membantu memberikan tambahan dana untuk rehab pasar desa lainnya untuk menggerakkan sektor ekonomi kecil dan UKM.

Bukan hanya itu saja, terkait perbaikan pasar, pihaknya juga menyatakan pembangunan salah satu pasar sentral di daerah itu yakni Pasar Seririt segera ditender pasca mengalami peristiwa kebakaran pada 2014 silam.

Menurut Arnika, Pasar Seririt dianggarkan dari APBD Kabupaten Buleleng senilai Rp12 miliar dimana jumlah anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk memperbaiki ribuan kios yang ada di tersebut. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo
Editor : I Made Andi Purnomo

COPYRIGHT © ANTARA 2026