Pantai Kuta, Kabupaten Badung sebagai salah pusat perayaan malam tahun baru sejak pukul 14.00 waktu setempat ditutup untuk semua lalu lintas kendaraan, kecuali pejalan kaki, dengan harapan mampu memberikan kenyamanan kepada masyarakat dan wisatawan yang merayakan pergantian tahun di kawasan wisata tersohor itu.
Semua pengunjung ke Pantai Kuta yang membludak itu harus berjalan kaki sekitar satu sampai tiga kilometer, karena mereka harus memarkir kendaraannya di kantor-kantong parkir terdekat, salah satunya di Central Parkir Kuta.
Meskipun tidak ada panggung khusus, wisatawan yang datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara tampak duduk bergerombol dengan aktivitasnya masing-masing.
Dengan beralaskan tikar seadakan, mereka memadati sepanjang pantai, sehingga kawasan pantai berpasir putih itu cukup semarak.
Pengunjung yang datang ke pantai Kuta semakin malam semakin padat untuk melepas mantari 2015 dan menyambut sang surya 2016.
Kembang api beraneka warna yang diluncurkan ke udara juga tampak di berbagai tempat di Kota Denpasar dan sekitarnya.
Masyarakat yang sebagian besar generasi muda bergerombol di sepanjang jalan dengan iringan musik dan sekali-kali diselingi dengan peluncuran kembang api.
Pedagang trompet yang umumnya berasal dari Banyuwangi dan kota-kota lain di Jawa Timur itu berjejer hampir di setiap ruas jalan yang ada di kota Denpasar dan sekitarnya.
Suara trompet dan nyala kembang api mewarnai malam peralihan tahun dari 2015 ke 2016 di Pulau Dewata.
Sementara Polda Bali melakukan pengawasan secara ketat di pusat-pusat perayaan peralihan tahun baru maupun objek-objek wisata yang mendapat kunjungan membludak, termasuk monumen tragedi kemanusiaan (Ground Zero) di Legian, Kuta, Kabupaten Badung.
Kepolisian Daerah Bali mengerahkan 8.384 personel dalam Operasi Pengamanan Lilin Agung 2015 selama 10 hari mulai 24 Desember 2015 hingga 2 Januari 2016.
Menurut Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Sugeng Priyanto pelaksanaan operasi tersebut juga dibantu TNI dan instansi lain termasuk petugas keamanan desa adat (pecalang).
Polda Bali sendiri menurunkan sekitar 2.177 personel sedangkan jajaran di setiap polres dan polresta sebanyak 6.207 personel dibantu jajaran Kodam IX/Udayana dan instansi terkait sebanyak 1.144 personel.
Sementara itu pusat keramaian di Lapangan Puputan Badung, jantung Kota Denpasar berlangsung parade kesenian massal sekaligus penutupan "Denpasar Festival Ke-8 dan Melepas Matahari 2015".
Kegiatan yang melibatkan ratusan seniman itu mendapat perhatian besar masyarakat setempat yang dapat berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.