Terkait dengan hal itu, digelar upacara penyerahan keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi tentang izin operasional dilakukan di Denpasar, Minggu.
Rektor Institut Ilmu Kesehatan Persada Bali, Prof Dr dr Made Bakta mengatakan pendirian institut kesehatan pertama di Pulau Dewata itu sesuai dengan SK Menristekdikti No 73/KPT/2015 tanggal 2 Oktober 2015.
Ia menjelaskan, alasan pendirian kampus tersebut yakni menyediakan perguruan tinggi khusus bidang kesehatan di Bali dan Indonesia pada umumnya dimana selama ini belum mencukupi.
Bakta memaparkan, pendirian kampus juga terkait dengan upaya mewujudkan SDM bermutu untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, selain juga untuk menyediakan institut kesehatan yang terintegrasi.
Lebih lanjut, ia menambahkan, visi IIKMPB adalah menjadi institul ilmu kesehatan yang profesional, unggul, berbudaya dan memiliki daya saing di tingkat nasional dan global pada 2030.
Bukan hanya itu saja, IIKMPB digadang-gadang sebagai institusi ilmu kesehatan satu satunya di Indonesia bagian timur dan juga kedua di tanah air. "Atas hal tersebut kami yakin institut ini akan sangat diminati kalangan masyarakat Bali dan Indonesia pada umumnya," kata dia.
Ia menyatakan, terdapat delapan program studi (PS) yang akan diluncurkan sebagai prodi awal yakni Prodi Teknologi Laboratorium Medik (S1), Prodi Administrasi Rumah Sakit (S1), Prodi Fisioterapi (S1), Prodi Manajemen Informasi Kesehatan (S1), Prodi Farmasi Klinis (S1), Prodi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (S1), Prodi Psikologi (S1) dan Prodi Teknik Elekromedik (D4).
Dikatakan, kampus rencananya dibangun di daerah Tonja Denpasar, seluas 1,3 hektare, dimana juga disiapkan sarana dan prasarana belajar sesuai standar yang ditentukan.
Sementara itu, pihaknya sudah memastikan proses seleksi mahasiswa mulai dilakukan pada Januari hingga September 2016. "Untuk sementara sambil menunggu gedung selesai dibangun akan dipakai gedung sementara. Tempatnya masih ditentukan yang strategis dan mudah dijangkau," imbuhnya. (WDY)
Pewarta: Pewarta: I Made Bagus Andi Purnomo: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.