IHSG BEI dibuka naik 14,86 poin atau 0,30 persen menjadi 4.914,74, sementara kelompok 45 saham unggulan (LQ45) menguat 3,78 poin (0,45 persen) ke level 842,53.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa indeks BEI mengalami penguatan pascatekanan yang cukup dalam pada hari sebelumnya (Selasa, 9/6). "Sebagian pelaku pasar memanfaatkan saham-saham yang telah rendah harganya untuk diakumulasi, kondisi itu yang mengangkat indeks BEI," katanya.
Ia menambahkan bahwa pergerakan bursa saham di kawasan Asia yang Rabu ini yang bergerak menguat, menambah keyakinan investor di dalam negeri untuk melakukan akumulasi saham.
Kendati demikian, menurut dia, kenaikan IHSG BEI kemungkinan masih dibatasi oleh masih maraknya sentimen negatif terutama dari internal, sebagian pelaku pasar masih dibayangi sentimen negatif dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hingga perlambatan perekonomian domestik kuartal II 2015.
Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan bahwa IHSG BEI mengalami penguatan secara teknikal dengan sifat yang masih terbatas. Diharapkan, arus investasi asing di pasar modal kembali masuk sehingga dapat menambah topangan bagi pasar saham domestik.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 75,29 poin (0,28 persen) ke level 27.064,81, indeks Nikkei naik 83,00 poin (0,41 persen) ke level 20.179,30, dan indeks Straits Times menguat 31,79 poin (0,95 persen) ke posisi 3.326,27. (WDY)
Pewarta: Oleh Zubi MahrofiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.