Negara (Antara Bali) - Polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana menembak pelaku pencurian, karena mencoba kabur saat dibawa untuk melakukan olah TKP, Jumat.

"Kami terpaksa menembak kakinya, karena ia berusaha kabur saat dibawa ke TKP. Pelaku pencurian ini, ditangkap oleh warga," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana Ajun Komisaris Gusti Made Sudarma Putra, di Negara.

Ia mengatakan, pelaku yang masih dirahasiakan identitasnya ini, melakukan aksi pencurian uang yang ditaruh di bawah sadel sepeda motor, milik I Nengah Sendra, warga Desa Tegalbadeng Timur, yang baru saja mengambil uang di bank senilai Rp50 juta.

Usai mengambil uang, ujarnya, korban membungkusnya dengan tas plastik warna hitam, dan menyimpannya di bawah sadel sepeda motor Honda Vario Nopol DK4269ZK miliknya.

"Rencananya uang tersebut untuk membayar tanah. Tapi setelah mengambil uang, korban mampir terlebih dahulu di warung mencari makan," ujarnya.

Menurutnya, saat korban makan di warung sebelah barat Terminal Kargo Negara, datang dua orang mengendarai sepeda motor Honda Scopy, dan berenti tidak jauh dari sepeda motor korban yang terparkir.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan, salah seorang pelaku pura-pura menelepon, sementara satunya mengcongkel sadel sepeda motor korban, langsung mengambil bungkusan uang di bawahnya.

"Pemilik warung yang melihatnya langsung berteriak maling, sehingga pelaku kabur. Korban dengan dibantu warga melakukan pengejaran, yang membuat salah seorang pelaku terjatuh dari sepeda motor," katanya.

Ia mengungkapkan, meskipun sudah dikepung warga, pelaku berusaha mempertahankan uang yang sudah dicurinya, hingga massa berhasil melumpuhkannya.

Oleh masyarakat serta korban, pelaku diserahkan ke polisi, yang disusul dengan melakukan pengejaran terhadap pelaku satunya.

"Yang jelas dari keterangan pelaku yang tertangkap, masih sudah mengetahui identitas pelaku satunya. Sekarang masih dalam pengejaran," katanya.(GBI)

Pewarta: Oleh Gembong Ismadi
: Gembong Ismadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026