Denpasar (Antara Bali)- Ketua Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer (Stikom) Bali Dr Dadang Hermawan menegaskan, pihaknya dan para alumnus yang berhasil dicetak siap bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan berlaku 30 Desember 2015.

"Kesiapan itu dilakukan dengan membuka program jurusan internasional, di mana proses belajar mengajar menggunakan bahasa Inggris," kata Ketua Stikom Bali Dr Dadang Hermawan di Denpasar, Selasa,

Ia mengatakan, jurusan program internasional yang diasuh oleh dosen-dosen berstandar internasional merupakan salah satu dari empat jurusan yang dikelola, dengan total mahasiswa kini tercatat 6.200 orang.

Khusus untuk jurusan program internasional kini mendidik 150 mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dr Dadang Hermawan menjelaskan, sekolah yang dirintis tahun 2002 atau 13 tahun yang silam juga mencetak para alumnus untuk menguasai sistem informasi (S-1), teknologi komputer (S-1), manajemen informatika (D3) serta kelas internasional.

Sekolah yang memiliki dua kampus yakni di Kota Denpasar dan Jimbaran, Kabupaten Badung, dengan berbagai persiapan dan antisipasi itu optimis mampu menghadapi persaingan di eraglobal.

Dadang Hermawan menambahkan, upaya dan terobosan yang dilakukan itu diharapkan mampu memberikan andil dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di kancah internasional.

"SDM Indonesia dalam menghadapi persaingan tingkat dunia itu ibarat benang kusut yang harus diurai dalam persaingan SDM, yakni lemahnya kemampuan berbahasa internasional, khususnya bahasa Inggris," ujar Dadang Hermawan.

Padahal kemampuan menggunakan bahasa Inggris sangat penting dalam merebut peluang kerja, sekaligus memudahkan mentransfer ilmu pengetahuan dan bersaing di eraglobal. Oleh sebab itu kemampuan bahasa Inggris perlu dikuasai oleh setiap pencari kerja.

Untuk itu Stikom Bali mensyaratkan setiap mahasiswanya sebelum dinyatakan lulus harus mempunyai kemampuan berbahasa Inggris setingkat toefel.

Para pendiri dan pengelola Stikom Bali berkomitmen menjadikan kampus yang mahasiswanya terbanyak kedua di antara perguruan tinggi swasta yang ada di Pulau Dewata untuk menjadikan sebagai perguruan tinggi unggulan tingkat dunia, menghasilkan lulusan profesional menguasai ilmu pengetahuan dan iptek (ICT).

Selain itu para lulusan memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang memadai sehingga mampu memenangkan persaingan tingkat internasional, harap Dadang Hermawan.  (WDY)

Pewarta: Oleh I Ketut Sutika
Uploader : I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026