Denpasar, 25/9 (ANTARA) - Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Denpasar menyatakan, peningkatan terus-menerus kasus HIV dan AIDS di Bali menyebabkan epidemi AIDS menjadi populasi umum.

"Melihat terus meningkatnya kasus HIV dan AIDS di Bali yang berlangsung setiap tahun, membuat epidemi AIDS menjadi populasi umum," kata Sri Mulyanti, asisten koordinator KPA Denpasar, Sabtu.

Dia memberi contoh data HIV dan AIDS tahun 2009 yang tercatat 3.047 kasus, pertengahan tahun ini saja sudah bertambah mencapai 3.531 kasus.

"Dari jumlah kasus tahun ini, penularannya masih didominasi melalui hubungan seksual berganta-ganti pasangan atau 'hetero' sebesar 69 persen," ujarnya.

Selain itu, kasus AIDS dan HIV itu terbesar dialami oleh kaum laki-laki dengan usia antara 20-40 tahun.

"Sebanyak 509 laki-laki berusia antara 20-29 tahun terserang AIDS dan 164 orang adalah perempuan. Sedangkan, pada usia 30-39 tahun sebanyak 618 laki-laki dan 129 perempuan," kata Sri Mulyanti.

Sementara itu, Sekretaris KPA Kota Denpasar Tri Indarti mengatakan, penyebab banyaknya kasus HIV dan AIDS kemungkinan karena banyak orang yang baru menyadari terserang penyakit tersebut setelah memasuki fase parah.

"Hal ini karena penderita HIV baru diketahui gejalanya dalam jangka lima sampai sepuluh tahun," ujarnya.

Dia berharap warga yang merasa berprilaku kurang aman atau melakukan hubungan seks beresiko, sedini mungkin memeriksakan diri supaya nantinya tidak terlambat dan sudah masuk fase AIDS.(*)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026