"Kehadiran Barack Obama beberapa kali di Bali, merupakan angin segar dan berdampak positif bagi dunia pariwisata Indonesia," kata Pengamat pariwisata dan pengusaha akomodasi perhotelan, Made Arta, di Denpasar, Senin.
Kondisi itu tentu akan berpengaruh besar terhadap kehadiran wisatawan negeri Paman Sam untuk datang berlibur ke Pulau Dewata dan hal itu sudah dibuktikan dengan jumlah kunjungan turis asal Amerika Serikat itu bertambah banyak ke Bali.
Tidak saja terhadap pemimpin AS juga terhadap kepala-kepala Negara yang sempat melawat ke Bali sangat memberikan dampak posotif, terutama bagi rakyatnya sendiri akan berkunjung ke Bali, karena masalah keamanan di pulau ini sudah terbukti terjamin.
Ia mengatakan, masyarakat Amerika yang melakukan perjalanan wisata ke Bali bertambah terus, mengingat kondisi keamanan dan kenyamanan yang ada mampu menjamin dan meyakinkan bagi keselamatan turis asing selama berada di daerah ini. Adanya pertemuan internasional dan kunjungan pemimpin dunia tempo hari juga berpengaruh besar terhadap kepercayaan masyarakat internasional terhadap kenyamanan di Bali, kata dia sambil menunjukkan data kunjungan turis asing ke Bali.
Ia yang mengutip laporan Dinas Pariwisata Provinsi Bali menyebutkan selama Januari 2015, turis AS yang langsung datang dari negaranya ke Bali terus bertambah menjadi 8.798 orang naik 9,71 persen dari periode yang sama tahun 2014 hanya 8.019 orang. Negara itu mampu memberikan kontribusi 2,92 persen dari total wisman yang berlibur ke Pulau Dewata 301.618 orang selama Januari 2015. Hal itu meningkat 8,01 persen dari periode sebelumnya hanya 279.257 orang. (WDY)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.