Kuta, Bali (Antara Bali) - Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Biro Perjalanan (Asita) Bali membahas beberapa agenda penting salah satunya kesiapan sumber daya manusia (SDM) pariwisata dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

"Kami ingin menyiapkan SDM yang unggul. Mau tidak mau kita di ASEAN harus menyiapkannya agar bisa bersaing," kata Ketua Asita Bali Ketut Ardana usai membuka Rakerda Asita Bali I di Kuta, Kabupaten Badung, Kamis.

Menurut dia, Asita Bali membentuk Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) untuk memberikan sertifikasi kompetensi bagi pekerja di bidang biro perjalana wisata.

"LSU ini baru kami bentuk. Memang agak terlambat tetapi kami memiliki komitmen untuk memiliki pekerja yang berkualitas," ucapnya.

Pekerja biro perjalanan wisata itu di antaranya seperti bagian reservasi, tiketing, transportasi, pelayanan tamu dan produk.

"Nantinya tim dalam LSU itu terdir dari akademisi lembaga pendidkan dan dari Asita sendiri," ucapnya.

Pekerja biro perjalanan wisata dari Singapura, Malaysia, dan Thailand merupakan para pekerja yang patut diantisipasi pihaknya karena juga memiliki kompetensi yang unggul.

Asita Bali sendiri memiliki 384 anggota yang terdiri dari anggota agen biro perjalana wisata dan anggota rekanan. (WDY)

Pewarta: Oleh Dewa Wiguna
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026