Denpasar (Antara Bali) - Adanya usaha pemerintahan Presiden Joko Widodo memberikan bebas visa ke Indonesia untuk lima negara sangat menguntungkan ekonomi Bali, sebab 25 dolar AS yang tadinya untuk membayar visa bisa dibelanjakan di daerah ini.

"Bebas visa bagi turis dari negara-negara potensial itu sangat menguntungkan bagi pertumbuhan sektor pariwisata sebagai penunjang utama ekonomi Bali," kata Ketua Serikat Pekerja Pariwisata Badung, Putu Satyawira Marhendra di Denpasar Selasa.

Pemerintah mempercepat membuka bebas visa, menguntungkan Bali apalagi turis yang bebas visa itu dari lima negara pemasok wisatawan terbanyak ke daerah ini, seperti asal Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Rusia dan Australia.

Semakin banyak pemerintah memberikan bebas visa kepada masyarakat internasional yang berlibur ke Indonesia termasuk Bali semakin baik, karena banyak negara tetangga yang menghandalkan dari sektor pariwisata sudah sejak lama memberikan bebas visa.

Ia mengatakan, memang tidak secara seketika memberikan dampak, tetapi tetap memerlukan waktu karena orang asing dalam melakukan perjalanan wisata tentu melakukan perencanaan terlebih dahulu dan sangat disiplin membelanjakan uangnya.

Adanya bebas visa bagi negara-negara pemasok turis terbanyak ke Bali dan diharapkan diikuti dari negara lainnya nanti akan dapat memperbanyak turis asing ke daerah ini sesuai dengan sasaran yang ditetapkan sekitar empat juta orang tahun depan.

Sementara itu Dinas Pariwisata Bali mencatat, Australia merupakan negara pemasok turis terbanyak ke Bali yakni 721.895 orang yang andilnya tercatat 25,96 persen dari seluruh turis asing ke Bali selama periode Januari-September 2014 sebanyak 2,7 juta orang.

Menyusul turis Tiongkok 445.719 orang yang andilnya 16 persen dari seluruh wisman ke Bali dan jumlah itu bertambah 47,80 persen dari tahun lalu hanya 301.566 orang dengan adanya bebas visa ini diharapkan lebih banyak lagi.

Turis Jepang yang pernah berada di urutan pertama dalam daftar kunjungan turis asing ke Bali tahun 1990-an kemudian melorot terus sejak peristiwa gempa bumi yang menimpa negeri matahari terbit tersebut tahun 2001 lalu.

Dengan adanya bebas visa bagi turis Jepang ke Indonesia diharapkan akan bertambah banyak terutama generasi mudanya yang berlibur ke Bali sambil menikmati olahraga di laut yang menjadi kegemaran anak-anak muda negeri itu.

Turis asal Korea juga semakin menggeliat yang datang ke Bali belakangan ini dan sekarang ini ada diurutan keenam negara pemasok wisman ke Bali, setelah Singapura, Malaysia Australia, Tiongkok dan Jepang.

Hanya turis dari Rusia masih dalam jumlah sedikit yang datang ke Bali dan negeri beruang merah itu memiliki potensi besar, karena pelancong negeri itu umumnya berkantong tebal dan loyal dalam membelanjakan uangnya selama di Bali. (WDY)

Pewarta: Oleh I Ketut Sutika
: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026