Semarapura (Antara Bali) - Frank Peter Gordon asal Australia bersama Glass Anthony Falmondsbury (48) dari Belanda, dilaporkan luka parah dan sekarat setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan di Simpang Tiga Desa Gunaksa, Klungkung, Bali.
Kepala Bagian Bina Mitra Polres Klungkung Kompol Dewa Gede Putra Sugawa, Minggu di Klungkung, membenarkan sepeda motor yang digunakan berboncengan oleh dua wisman itu bertabrakan dengan sepeda motor lain pada Sabtu (14/8) sore.
"Karena kondisi kedua wisman itu menderita luka parah, kemudian dirujuk untuk menjalani perawatan lebih lanjut di RSUP Sanglah, Denpasar," katanya.
Dijelaskan, saat kejadian Frank Peter Gordon mengendarai sepeda motor bernomor polisi B-6720-THS dengan membonceng Glass Anthony Falmondsbury.
Saat melintas di Simpang Tiga Desa Gunaksa, bertabrakan dengan sepeda motor DK-4647-MA yang dikendarai oleh I Wayan Wirta (53) asal Banjar Pakel Sampalan, Dawan.
"Wayan Wirta juga mengalami luka parah, bahkan patah kaki kanan. Kami masih memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kompol Subawa.
Akibat luka parah yang dideritanya, kondisi Frank Peter Gordon dilaporkan masih dalam keadaan sekarat. Dari hidungnya keluar darah. Sementara Glass Anthony juga mengalami patah kaki kanan. "Laporan yang kami terima seperti itu," ucapnya.
Karena melibatkan dua wisatawan asing sekaligus, Sugawa mengaku kalau dirinya mesti ekstra hati-hati menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas itu.
"Kita tentu tidak ingin peristiwa kecelakaan tersebut berdampak terhadap citra kepariwisataan Indonesia umumnya dan Pulau Bali pada khususnya," komentar Subawa.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.