Denpasar (Antara Bali) - Bursa kesempatan kerja Bali menggandeng 32 perusahaan yang memiliki lowongan kerja untuk ribuan orang bekerja di dalam maupun luar negeri dikemas dalam aktivitas seni  di GOR Lila Bhuana jalan Melati Denpasar, 7-8 Agustus 2010.

"Seniman serba bisa Wayan Durpha dari Kabupaten Bangli akan memeriahkan kegiatan itu dengan menyuguhkan seni bebondresan, seni lawak khas Bali," kata  ketua panitia kegiatan tersebut  Drs AA Putra Adi, MM di Denpasar Sabtu.

Ia mengatakan, puluhan seniman Bali yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut akan mengemas masalah tenaga kerja dalam aktivitas seni, dengan harapan bursa kesempatan kerja itu mampu menarik perhatian generasi muda.

Ke-32 perusahaan yang ikut serta masing-masing membuka ratusan lowongan kerja dalam berbagai posisi, mulai dari staf hingga tingkat manager, dengan kualifikasi pendidikan dari Sekolah Memengah Umum (SMU) hingga sarjana dari berbagai disiplin ilmu.

Untuk itu masyarakat Bali, khususnya pencari kerja dapat memanfaatkan kesempatan itu secara baik, dengan membawa lamaran dan berbagai persyaratan lainnya yang telah dimiliki antara lain ijazah atau pengalaman kerja.

"Pihak perusahaan akan langsung melakukan tes dan wawancara dan mengumumkan hasilnya diterima atau tidak," ujar Putra Adi yang juga Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kerja Dinas Tenaga Kerja, Kependudukan dan Transmigrasi Provinsi Bali.

Bursa kesempatan kerja itu terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya (gratis). Pihak panitia juga menggandeng Fakultas Ekonomi Universitas Udayana dan bank Mandiri untuk mendorong usaha wiraswasta dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan.

Fakultas Ekonomi Unud sanggup memberikan bimbingan teknis secara cuma-cuma kepada pencari kerja yang mempunyai bakat dan minat dalam mengembangkan usaha wiraswasta sesuai keterampilan dan pengalaman yang dimiliki.

Demikian pula bank Mandiri sanggup membantu dalam bidang permodalan, dengan mengucurkan kredit berbunga ringan.

Dua kekuatan lembaga yang disinergikan itu diharapkan mampu mencetak wiraswasta yang tangguh yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri maupun orang lain," ujar Agung Putra Adi.

Bursa kesempatan kerja tersebut sekaligus memperingati HUT ke-52 Pemrov Bali yang puncaknya jatuh 14 Agustus mendatang serta HUT ke-65 Kemerdekaan RI.

Kegiatan serupa tahun sebelumnya juga melibatkan 32 perusahaan dengan menyediakan lowongan kerja sebanyak 2.515 orang.

Dari 1.235 pencari kerja yang datang ke bursa tersebut hanya mampu terserap 270 orang. Banyak kesempatan yang ada tidak terisi, akibat pencari kerja tidak memenuhi persyaratan, terutama menyangkut keterampilan yang diperlukan, ujar Putra Adi.

Pengangguran di Bali kini tercatat 75.635 orang atau 3,57 persen dari angkatan kerja yang ada sebanyak 2.116.972 orang, menurun dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 66.470 orang.

Dengan demikian pekerja yang diserap dalam berbagai sektor sebanyak 2.041.377 orang dari jumlah penduduk Bali sekitar 3,6 juta jiwa, ujar Putra Adi.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026