"Pasar murah yang menjual keperluan masyarakat, seperti beras premium, beras merah, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, dan minyak goreng akan digelar di sejumlah lokasi," kata Kepala Bulog Divisi Regional Bali I Wayan Budita di Denpasar Rabu.
Penjualan di beberapa titik, yakni pasar tradisional di Denpasar, Kediri Tabanan, Bangli, dan di depan kantor Bulog Denpasar mendapat sambutan antusias dari masyarakat daerah itu.
Ia menyebutkan banyak masyarakat tertarik untuk mampir di tempat perdagangan yang menyediakan aneka dagangan keperluan sehari-hari itu, sehingga hasil penjualan bisa mencapai antara Rp9-Rp13 juta per hari.
Petugas Bulog yang ikut menunggu pasar murah tersebut, menyediakan dagangan yang dikemas secara apik dan mudah dibawa para pembeli, seperti beras seberat lima kilogram, 25 kg, gula pasir satu kilogram, minyak goring dua liter dan satu liter.
Masyarakat yang tertarik singgah dan membeli barang di pasar murah itu, cukup gampang membawanya sehingga mencatat serapan beras premium, gula pasir, beras merah dan gula pasir yang terbanyak selama perdagangan tersebut.
Wayan Budita menyebutkan masyarakat yang datang ke pasar murah berasal dari banyak kalangan, sedangkan hasil perdagangan hingga 14 Juli 2014 tercatat Rp272 juta, dan jumlah itu akan bertambah selama bulan Ramadhan.
Bulog Divisi Regional Bali juga bekerja sama dengan sejumlah pemerintah kabupaten menyelenggarakan pasar murah, terutama di kantong-kantong masyarakat Islam di Jembrana, Tabanan, Bangli, dan kabupaten lainnya di daerah itu.
"Kami menyiapkan aneka barang keperluan masyarakat dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran yang ada seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, tepung terigu yang banyak diperlukan masyarakat," ujar Budita. (WDY)
Pewarta: Oleh I Ketut Sutika: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.