Denpasar (Antara Bali) - Seorang mahasiswi Universitas Hindu Indonesia (UNHI) Denpasar, Rini Purnama Sari (21), ditemukan tewas dan jasadnya sudah membusuk di dalam kamar kosnya di Jalan Trengguli No 15 Denpasar.

Kapolsek Denpasar Timur Ajun Komisaris Polisi Ambariyadi Wijaya ketika dikonfirmasi di Denpasar, Minggu menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan motif tewasnya korban.

"Saat ini, jasad yang bersangkutan sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar untuk dilakukan otopsi," ujarnya.

Lebih lanjut, kapolsek menjelaskan bahwa dari hasil oleh tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda telah terjadi tindak kekerasan hingga menyebabkan kematian pada korban.

Meskipun demikian, katanya, untuk memastikan penyebab kematian korban, pihaknya masih menunggu pemeriksaan jasad dari Rumah Sakit Sanglah Denpasar.

Informasi yang didapat di lapangan menyebutkan bahwa mahasiswi dari fakultas ekonomi semester IV itu sempat tidak kuliah selama tiga hari berturut-turut sebelum akhirnya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di tempat kosnya pada Sabtu (24/7) petang.     

Beberapa rekan korban yang kebetulan satu tempat kos mengaku bahwa belakangan ini mereka sering melihat korban dalam kondisi murung dan lebih banyak mengurung diri di dalam kamar kosnya.

"Dosennya juga sempat mencari-cari korban karena diketahui sudah tidakmasuk kuliah selama beberapa hari berturut-turut," kata sumber yang tidak mau namanya disebutkan. 

Dia mengatakan bahwa sepekan sebelumnya, ada seorang wanita yang diduga ibu dari korban datang ke tempat kosnya dengan membawa seorang pemuda.

Setelah kejadian itulah, korban terlihat justru sering murung dan memilih menyendiri hingga akhirnya tetangga kos mencium aroma busuk dari dalam kamarnya.

Kuat dugaan, korban yang berasal dari Kampung Sepuluh, Tegal Dlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur itu tewas karena bunuh diri lantaran tidak mau dijodohkan.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026