"Kami didatangi petugas BPK. Tapi kami harapkan tidak ada masalah dalam penggunaan dana Gerbangsadu," kata Kepala Desa Bakbakan, I Ketut Darsa, Senin.
Ia mengakui bahwa desanya mendapat kucuran dana Gerbangsadu senilai Rp.1,02 miliar pada tahun
2013. Dana tersebut telah dialokasikan untuk pengembangan sejumlah usaha produktif, seperti penjualan sarana ritual keagamaan, usaha simpan pinjam, dan pembangunan pasar desa.
Ketut Darsa memerinci untuk kegiatan usaha produktif senilai Rp.800 juta, pembangunan infrastruktur Rp.200 juta, dan sisanya Rp.20 juta untuk kegiatan operasional.
"Saat ini bangunan infrastruktur baru rampung 80 persen dan diperkirakan bulan Maret ini sudah bisa digunakan," katanya.
Menurut dia, 40 persen penduduk Desa Bakbakan tergolong miskin. "Oleh sebab itu, dana hibah dari Pemprov Bali kami gunakan sebaik-baiknya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.(WDY)
Pewarta: Oleh Gembong IsmadiEditor : I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.