"Masih banyak arsip dan dokumentasi penting belum terkoleksi. Atas dasar itu kami berburu arsip tempo dulu," kata Kepala KPAD Kabupaten Gianyar, Hery Nurhancoko, Kamis.
Di antara dokumen yang dalam perburuan KPAD itu adalah wilayah Gianyar tempo dulu, tokoh-tokoh seni, dan putra-putri daerah yang berperan dalam kancah nasional.
Selain itu KPAD juga mengumpulkan arsip-arsip statis bernilai sejarah yang dapat dijadikan bukti sah seperti surat perjanjian atau perjanjian kontrak aset-aset daerah yang bisa menjadi alat bantu jika terjadi perkara.
Pada awal tahun ini, KPAD sudah mendapatkan 23 lembar foto tempo dulu dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), seperti Pasar Gianyar, Pasar Ubud, aktivitas raja-raja, dan masyarakat tempo dulu, serta aktivitas Presiden Soekarno di Gianyar. (M038)
Pewarta: Oleh I Putu Arthayasa: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.