Wartawan Antara Fransiska Ninditya yang turut menjadi korban kereta yang terguling itu melaporkan bahwa banyak korban perempuan dewasa dan anak-anak berjatuhan setelah kereta terguling.
"Sampai saya melaporkan ini, pertolongan hanya dilakukan masyarakat," kata Fransiska.
Ia melaporkan bahwa para korban ditampung sementara di Masjid At-Taqwa Bintaro. "Belum diketahui apakah ada korban meninggal, namun luka-luka paling tidak ada korban yang terbakar kakinya," katanya. (M038)
Pewarta: Oleh Fransiska Ninditya dan Budi Setiawanto : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026