"Kami sudah siapkan sejumlah perahu karet termasuk beberapa speed boat milik Ditpolair yang siaga di sejumlah pelabuhan," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar ketika dihubungi di Denpasar, Senin.
Ia menyebutkan, tim SAR dengan peralatannya itu disiagakan secara "on call" baik di markas Polair di Benoa, Denpasar, maupun di jajaran Polres se-Bali.
"Itu artinya, tim SAR setiap saat siap diterjunkan ke lapangan bila di daerahnya muncul bencana alam," ucapnya.
Tidak hanya bencana banjir, lanjut dia, apapun jenis musibah yang terjadi di lingkungan masyarakat, termasuk tanah longsong, polisi siap bergerak ke lokasi yang membutuhkan bantuan.
Mengenai peralatan yang dapat dikerahkan, Kabid Humas menyebutkan untuk bencanna banjir dan kecelakaan di laut disiagakan sejumlah perahu karet, speed boat, bahkan sejumlah kapal motor milik Ditpolair.
Sementara kejadian di darat seperti bencana longsor, selain disiapkan sejumlah truk sebagai sarana evakuasi korban, juga peralatan berat yang penyediaannya dikoordinasikan dengan instansi terkait, ujarnya.
Khusus untuk kesiapsiagaan tim SAR di perairan laut, lanjut Sugianyar, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan jajaran tim SAR Balawista Bali.
"Pendeknya kami telah berkoordinasi dengan berbagai instansi yang berhubungan dengan masalah penanggulangan bencana alam di Pulau Dewata," kata Sugianyar.
Dengan demikian, lanjut dia, kalau saja muncul bencana alam, seperti halnya banjir yang belum lama ini sempat muncul di sejumlah daerah, petugas senantiasa sudah dalam keadaan siap diterjunkan ke lapangan.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.