Denpasar (Antara Bali) - Puluhan investor di Denpasar menuntut pengembalian dana modal beserta bunga yang telah diinvestasikan di sebuah perusahaan penyewaan mobil dan motor di Denpasar.

"Saya sudah hampir setahun tidak mendapatkan keuntungan," ujar seorang penanam modal, Made Setiawan yang datang bersama puluhan investor lainnya di PT Indonesia Motor Taxi yang terletak di Jalan Tukad Batanghari, Denpasar, Sabtu.

Ia mengaku bahwa dirinya telah menyetor dana sebesar Rp160 juta untuk diinvestasikan ke dalam tiga paket di perusahaan yang bergerak dibidang jasa penyewaan mobil "Carter" dan taksi motor itu.

Masing-masing paket tersebut diinvestasikan sejumlah dana tertentu dengan besaran keuntungan minimal sebesar Rp1,5 juta per bulan tergantung besaran setoran dana per paketnya.

Sejumlah investor yang lainnya bahkan ada yang menyetorkan dana hingga Rp1 miliar namun lagi-lagi tidak mendapatkan keuntungan.

Sementara itu Direktur Utama Indonesia Motor Taxi, Kadek Ageng Astawa menjelaskan bahwa pihaknya telah membayarkan kepada satu investor terkait keuntungan dari dana yang telah disetorkan.

Dengan tenang, pria setengah baya itu menjelaskan bahwa perusahaan tersebut saat ini memiliki total aset sebesar Rp3 miliar yang dinilainya cukup untuk membayar kepada ratusan investor.

Pihaknya menyatakan bahwa saat pembayaran kerja sama sedang dalam proses yang ditargetkan selesai dibayarkan kepada ratusan pemilik modal pada akhir Desember 2013.

"Ada yang sudah dibayar, ada yang masih dibayar. Kami sampikan enam bulan lalu bahwa semuanya sedang dalam proses pembayaran yang ditargetkan Desember 2013," ucapnya. (DWA)

Pewarta: oleh Dewa Wiguna
: Dewa Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026