Gabriel Keraf, salah seorang pejabat di Bandara El Tari, Kupang, Sabtu malam, mengatakan pesawat yang mengangkut sekitar 206 penumpang termasuk di antaranya sembilan balita itu mengalami gangguan tekanan udara di dalam kabin pesawat.
"Tekanan udara di dalam kabin pesawat dengan tekanan udara di luar tidak sama sehingga menimbulkan suara bising serta memacetkan fungsi AC. Akibatnya, para penumpang kepanasan," katanya.
Pilot langsung mengambil inisiatif untuk memutar haluan pesawat ke bandara keberangkatan setelah sekitar 15 menit mengudara dari Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 15.05 Wita. (M038)
Pewarta: Oleh Laurensius Molan: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026