"Pelakunya menggendarai sepeda motor Honda Supra Fit warna merah, tapi saya tidak sempat melihat nomer polisinya," kata I Komang Gede Ariasa, pemandu wisata yang duduk di kursi paling depan.
Akibat lemparan batu yang membuat kaca depan pecah tersebut, Ariasa mengaku, matanya kemasukan serpihan kaca.
"Memang tidak sampai berdarah, tapi akan saya periksakan saat sampai di Denpasar nanti," ujarnya.
Pelemparan terhadap kendaraan yang lewat, seperti bus dan truk beberapakali terjadi di jalan raya Denpasar-Gilimanuk, yang masuk wilayah Kabupaten Jembrana.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.