"Saat ini saya sudah resmi dilantik menjadi Wakil Gubernur Bali. Dengan demikian saya harus bertugas di tempat yang baru dengan suasana yang baru, lingkungan yang baru, semoga saya bisa mengemban amanah rakyat dalam lima tahun ke depan mendampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika," kata Ketut Sudikerta saat perpisahan dan sekaligus merayakan HUT di Mangupura, Jumat (30/8) malam.
Saat perpisahan itu, dia juga meminta maaf kepada segenap masyarakat, para pegawai, awak media yang bertugas di Kabupaten Badung dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Bupati Badung selama delapan tahun mendampingi Bupati Badung Anak Agung Gde Agung mungkin ada kesalahan atau perilaku yang sudah membuat tersinggung.
"Mungkin selama saya bertugas di Badung banyak kesalahan dan perilaku yang sengaja maupun tidak sengaja yang sudah membuat semuanya tersinggung, tetapi dalam hati saya tidak ada niat melakukan kesalahan itu. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," ujar politikus Partai Golkar tersebut.
Dalam mengemban tugasnya yang baru, dia meminta doa restu kepada para pegawai, pejabat Pemerintahan Kabupaten Badung, dan tokoh adat setempat agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik.
Sementara itu, Bupati Badung Anak Agung Gde Agung mengungkapkan rasa bangganya karena berhasil mendidik dan mengantarkan putra terbaik Kabupaten Badung meningkatkan karir politiknya menjadi Wakil Gubernur Bali.
"Saya merasa bangga bisa memberikan putra terbaik Kabupaten Badung untuk mengabdi di Provinsi Bali mendampingi Gubernur Made Mangku Pastika. Dalam menjalankan tugas utamakanlah kejujuran untuk kesejahteraan masyarakat Bali," ujarnya.
Selain itu, dia menilai selama bertugas di Badung Ketut Sudikerta merupakan tipe orang yang ulet, tanpa mengenal lelah dan menjalankan tugasnya dengan baik. (M038)
Pewarta: Oleh Wira Suryantala: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.