Informasi yang dihimpun menyebutkan, minibus tersebut meluncur dari arah Gilimanuk dengan kecepatan tinggi, saat sampai di kilometer 83 dengan kondisi jalan beraspal tidak rata, Wahyudi Sapto, sopir minibus tidak mampu menguasai kendaraannya.
"Minibus tahu-tahu oleng, sebelum terguling dan masuk ke saluran irigasi," kata Heri, salah seorang penumpang.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun 15 penumpang yang diangkutnya harus mendapatkan perawatan di RS Negara, dengan dua diantaranya mengalami luka serius.
Kepala Unit Lantas Polsek Mendoyo, Ipda I Wayan Suartana mengatakan, kecelakaan terjadi karena sopir tidak mengetahui kondisi jalan yang sedang dalam perbaikan.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.