"Indonesia memiliki kewajiban untuk turut membantu meredam konflik di Mesir karena kita memiliki hubungan batin dengannya," ujarnya di Mangapura, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.
Hubungan batin antara Mesir dan Indonesia bermula pada proklamasi Republik Indonesia. Mesir adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI.
Dengan demikian, melihat konflik yang sedang terjadi dan sudah mengorbankan masyarakat sipil sekitar 6.000 jiwa harus ditangani secepatnya agar tidak semakin memperihatinkan.
Politikus Partai Golkar merasa bangga atas pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menyoroti beberapa masalah internasional.
Menyangkut krisis Mesir, Presiden menyerukan agar proses rekonsiliasi di negara itu untuk segera dimulai.
Presiden menyatakan penggunaan kekuatan dan senjata militer dalam menghadapi pengunjuk rasa di Mesir bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dan kemanusian.
Puspa Negara yang juga calon anggota DPRD Provinsi Bali menilai jika Indonesia mampu meredam konflik di Mesir, dipastikan posisi Indonesia di mata internasional akan semakin diperhitungkan. (WRA)
Pewarta: Oleh Wira Suryantala: I Gede Wira Suryantala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.