"Proyek perbaikan jalan sudah dihentikan sejak hari kamis. Kalau belum semuanya bisa diperbaiki, kami akan tempatkan personel untuk memantau dan mengatur kendaraan yang lewat," kata Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Hery Setiawan, di Negara, Jumat.
Pantauan di lapangan, meskipun sudah diperbaiki, jalan di kilometer 79 hingga kilometer 82 antara Desa Yehembang hingga Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo masih bergelombang, yang membahayakan kendaraan khususnya sepeda motor.
Selain bergelombang, batas antara aspal yang lama dan baru agar meninggi, sehingga pengendara dengan kecepatan tinggi bisa oleng saat melewatinya.
Di sepanjang jalan tersebut, juga dilakukan upaya penambalan terhadap jalan yang berlubang, namun justru membuat jalan tidak rata.
"Perbaikan jalan disini tidak merata, sehingga ada yang sudah bagus ada juga yang bergelombang, bahkan masih berlubang," kata Kadek Witara, salah seorang warga Desa Yehembang yang tinggal di pinggir jalan raya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.