Gianyar, Bali (ANTARA) - Dinas Sosial Kabupaten Gianyar melakukan uji coba percontohan dalam program bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial di Blahbatuh guna mengukur efektivitas sistem.
“Blahbatuh menjadi kecamatan pertama di Gianyar yang menyelesaikan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi agen dan pendamping yang terlibat dalam pelaksanaan program,” kata Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gianyar Nurwidyaswanto di sela uji coba di Kantor Camat Blahbatuh, Gianyar, Kamis.
Ia menjelaskan dengan selesainya aktivasi IKD bagi seluruh agen dan pendamping, Blahbatuh dinilai siap untuk menjadi lokasi percontohan digitalisasi bantuan sosial di kabupaten itu.
Sebanyak 106 peserta mengikuti peluncuran terbatas digitalisasi bantuan sosial sebelum diterapkan lebih luas di Bali.
Pihaknya ingin memastikan efektivitas sistem dalam mendukung proses pengusulan dan verifikasi penerima bantuan sosial secara digital.
Pada tahap awal, pengujian difokuskan pada dua program bantuan sosial, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/bantuan sembako.
Selama pelaksanaan kegiatan uji coba, peserta mendapatkan pendampingan dari berbagai unsur pendamping sosial yang terdiri atas pendamping PKH, pendamping rehabilitasi sosial (Rehsos), serta kader Posyandu di Kecamatan Blahbatuh.
Nurwidyaswanto menjelaskan melalui Portal Perlinsos, data yang dimasukkan oleh agen maupun pendamping akan terintegrasi dengan berbagai data kementerian, lembaga, dan instansi terkait.
Integrasi tersebut memungkinkan sistem melakukan verifikasi secara langsung untuk menentukan kelayakan calon penerima bantuan sosial, sehingga proses penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan tepat salur.
Ia menambahkan apabila hasil verifikasi menunjukkan calon penerima belum memenuhi kriteria, agen maupun masyarakat yang diusulkan dapat mengajukan sanggahan melalui portal yang sama.
Mekanisme tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data sekaligus memperkuat transparansi dalam penyaluran bantuan sosial.
“Hasil uji coba terbatas ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan sistem sebelum implementasi digitalisasi bantuan sosial diperluas ke wilayah lainnya,” tutupnya.
Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.