Denpasar (ANTARA) - Kepolisian Daerah Bali melatih respons dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat melalui simulasi pengamanan markas komando (Mako) yang digelar di lingkungan Mapolda Bali, Senin.
“Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya ketika menghadapi situasi darurat, sehingga tindakan yang dilakukan dapat berjalan cepat, tepat dan profesional,” ucap Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy
Simulasi tersebut melibatkan sejumlah satuan fungsi kepolisian mulai dari personel penjagaan, patroli hingga tim respons cepat.
Kabid Humas Polda Bali menjelaskan kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam latihan itu, personel dihadapkan pada skenario adanya gangguan keamanan yang mengancam area markas komando.
Seluruh personel dilatih untuk merespons situasi secara cepat, terukur dan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Selain pengamanan area, simulasi juga mencakup pengendalian akses masuk, proses evakuasi personel hingga penanganan terhadap pihak yang dianggap mengancam keamanan Mako.
Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kapolda Bali Daniel Adityajaya bersama Wakapolda Bali I Made Astawa serta pejabat utama Polda Bali guna memastikan seluruh rangkaian latihan berjalan optimal dan sesuai prosedur.
Pengawasan langsung itu juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap kesiapan personel serta efektivitas sistem pengamanan internal di lingkungan Mapolda Bali.
Selain menguji respons personel, latihan tersebut juga bertujuan mengevaluasi sistem pengamanan internal, termasuk efektivitas koordinasi antar unit dan pola pengamanan markas komando.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Polda Bali berharap latihan rutin semacam ini dapat meningkatkan kesiapan seluruh personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi darurat demi menjaga keamanan institusi dan pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026