Jembrana, Bali (ANTARA) - PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat jumlah pemilir arus balik dari Jawa ke Bali pada H+6 tahun ini turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data dari PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyebutkan pada H+6 atau Sabtu (28/3), jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali sebanyak 49.523 orang.
"Jumlah itu turun 12 persen lebih dibanding tahun lalu. Pada periode yang sama tahun lalu jumlah penumpang mencapai 56.539 orang," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale di Gilimanuk , Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu.
Dia mengatakan, jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang ke Bali juga berkurang 15 persen, demikian juga mobil pribadi mengalami penurunan 13 persen.
Jika ditotal seluruh jenis kendaraan mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, bus dan truk, menurut dia, pada H+6 Hari Raya Idul Fitri tahun ini jumlahnya turun 12,9 persen dibanding tahun lalu.
Sementara dari arah Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, dia mengatakan, pada H+6 jumlah kendaraan roda dua yang menyeberang naik 24,5 persen dibanding tahun lalu.
Masih dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang, pada hari yang sama jumlah penumpang dan kendaraan roda empat mengalami penurunan.
Untuk melayani penumpang dan kendaraan dari arah Gilimanuk, dia mengatakan, kapal beroperasi sebanyak 201 trip.
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 28 Maret 2026 pukul 00.00 hingga pukul 23.59 WIB) atau H+6 tercatat jumlah trip di Pelabuhan Gilimanuk sebanyak 201 perjalanan.
Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong IsmadiEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026