Sydney (Antara Bali) - Satu studi telah mendapati buat pekerja kantor yang terikat di kursi, penerapan rancangan seperti ruang kerja duduk/berdiri dapat mengurangi waktu duduk selama satu jam setiap hari kerja --sehingga menghasilkan kesehatan yang lebih baik.

"Apa yang kita ketahui sekarang ialah orang dewasa masih memerlukan sedikitnya 30 menit olah raga per hari, tapi juga penting untuk menghindari duduk terlalu lama guna mengurangi resiko anda mengalami kematian dini akibat sakit jantung," kata CEO NSW Heart Foundation Kerry Doyle.

Doyle mengatakan wanita pejabat itu tergelitik oleh apa yang disebut "fenomena Meerkat" --yang diperkenalkan kepada Markas Heart Foundation, tempat staf terus beralih antara duduk dan berdiri sepanjang hari.

Studi oleh Heart Foundation dan University of Sydney melacak 40 staf selama tiga bulan untuk melihat apakah perubahan dari perilaku duduk dideteksi.

Umpan-balik dari staf memperlihatkan "dampak positif pada kesejahteraan dan kesehatan mereka di tempat kerja", kata Michelle Daley, Manager Senior Active Living dan pemimpin Penelitian di Heart Foundation.

"Sebagian staf mendapati postur mereka meningkat dengan lebih banyak berdiri, atau menderita lebih sedikit nyeri punggung. Yang lain mengatakan meeka tetap lebih siaga dan dapat memusatkan perhatian pada pekerjaan yang lebih baik, terutama menjelang sore. Kondisi itu menguntungkan pegawai dan atasan mereka," ia menambahkan. (Antara/Xinhua-OANA/ADT)



: I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026