Denpasar (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Bali melaksanakan ramp check atau pemeriksaan fisik dan administrasi bus untuk memastikan kelaikan angkutan untuk mudik Lebaran 2026.

“Sudah dari minggu lalu, jadi ramp check itu bersama-sama BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat), Dishub Bali, dan kabupaten/kota mengecek kondisi armada bus, ini untuk bus AKAP (Angkutan Kota Antar Provinsi) dan bus AJAP (Antar Jemput Antar Provinsi), yang dia tidak dalam trayek seperti travel kurang lebih lah,” kata Kepala Dishub Bali I Kadek Mudarta di Denpasar, Selasa.

Pihaknya melakukan uji petik terhadap delapan perusahaan otobus di Bali yaitu Sanjaya Kusuma, MTrans, Penjor, Surya Bali, Wisata Komodo, Purnayasa, White Horse, dan Satria Trans Jaya.

Dari delapan PO bus hanya 15 unit bus yang diperiksa sebagai sampel dengan hasil laik jalan dan perizinan lengkap, tapi terdapat catatan kecil seperti perbaikan sabuk pengaman dan kaca buram.

Pemeriksaan tetap berlanjut, namun bagi unit angkutan mudik yang tidak diuji Dishub Bali, tetap akan dilakukan ramp check oleh BPTD dan perusahaan masing-masing.

“Jadi, ramp check itu kan dilihat ada masalah administrasi yang dicek, setelah itu masalah teknis, secara umum di situ sudah disampaikan juga hasilnya ke PO bus, kalau yang sudah baik dinyatakan baik tapi kalau memang ada yang perlu diperbaiki ya disampaikan juga,” ujar Mudarta.

Dengan sudah dilakukan inspeksi tersebut, Dishub Bali mengimbau masyarakat yang hendak mudik agar menggunakan angkutan umum demi menekan risiko di perjalanan panjang.

“Kedepankan transportasi umum ketimbang menggunakan kendaraan pribadi, lalu kalau memilih transportasi umum tentu transportasi umum yang legalitasnya jelas, lebih baik lagi dia punya kantor di Bali, alamatnya jelas,” kata dia.

Kepala Dishub Bali meminta calon pengguna angkutan umum agar melihat secara fisik kondisi angkutan yang dinaiki untuk memastikan kelaikannya.

“Kalau detail teknisnya mungkin masyarakat tidak akan tahu juga, tapi dengan adanya ramp check tugas pemerintahan untuk memastikan layanan-layanan angkutan ini sudah memenuhi kelaikan,” sambungnya.

Meski transportasi umum sudah diperiksa, Dishub Bali menyadari masih banyak masyarakat yang memilih tetap menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik.

Untuk itu, Mudarta mengimbau masyarakat agar memeriksa kondisi kendaraannya masing-masing, memenuhi rambu-rambu lalu lintas, dan memanfaatkan area istirahat agar tidak mengemudi dalam kondisi mengantuk.

Dishub Bali bersama kepolisian juga membentuk 26 posko angkutan Lebaran tahun ini di sepanjang jalur mudik, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan-layanan yang ada.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026