Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap menjadi mediator apabila Iran dan Amerika Serikat berkeinginan untuk membuka ruang mediasi.

"Jika kedua belah pihak berkeinginan (mediasi), ya kita, Pak Presiden bersedia untuk menjadi mediator. Tetapi kalau misalnya ada pandangan seperti itu (kemungkinan tidak ada negosiasi lanjutan), ya kita kembalikan kepada mereka," ujar Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3).

Pernyataan itu disampaikan Sugiono menanggapi perkembangan sikap Iran terkait kemungkinan tidak adanya negosiasi lanjutan dengan Amerika Serikat.

Menurut Sugiono, kesiapan Indonesia untuk menjadi mediator bergantung pada kehendak kedua belah pihak.

Dia menegaskan Presiden Prabowo telah menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengambil peran sebagai penengah apabila diinginkan.

Sugiono mengatakan Indonesia menempatkan diri pada posisi untuk menjembatani perbedaan dan menawarkan kesiapan dalam upaya meredakan ketegangan.

Namun demikian, keputusan untuk melanjutkan atau membuka kembali negosiasi sepenuhnya berada di tangan para pihak yang terlibat.



Pewarta: Fathur Rochman
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026