Badung, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menyerahkan Mangupura Award untuk mendorong peningkatan inovasi-inovasi oleh berbagai pemangku kepentingan di wilayah itu.
“Mangupura Award merupakan instrumen guna memberikan ruang penilaian kepada perangkat daerah, kepada kepala desa dan lurah yang ikut berpartisipasi dalam penilaian-penilaian inovasi ini,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Kabupaten Badung, Kamis.
Ia mengatakan dari hasil penilaian itu pihaknya akan mengetahui perangkat daerah dengan prestasi yang cukup bagus dengan beberapa indikator-indikator yang sudah disiapkan oleh juri.
Penilaian itu juga akan menghasilkan inovator-inovator baru dengan berbagai memiliki inovasi yang nantinya dapat didorong dalam upaya pemberdayaan daripada masyarakat.
Bupati Adi Arnawa menjelaskan Mangupura Award juga merupakan kegiatan yang bergengsi khususnya untuk pejabat-pejabat dan seluruh aparat yang ada di Pemkab Badung dalam meningkatkan kinerjanya.
“Sehingga apabila hal ini bisa dilakukan dengan baik saya kira akan sangat berdampak dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” kata dia.
Mangupura Award Tahun 2025 Kategori Perangkat Daerah diraih oleh juara I Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, juara II Dinas PMPTSP Badung dan juara III Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung.
Untuk kategori Kelurahan, juara I Kelurahan Tanjung Benoa, juara II Kelurahan Kerobokan Kaja dan juara III Kelurahan Kapal.
Sedangkan Kategori Pemerintah Desa juara pertama diraih oleh Pemerintah Desa Pecatu, juara II Pemerintah Desa Bongkasa Pertiwi dan juara III Pemerintah Desa Kutuh.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Badung I Wayan Putra Yadnya menambahkan Mangupura Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemkab Badung kepada perangkat daerah, kelurahan dan pemerintah desa.
“Penghargaan ini diberikan untuk pihak-pihak yang menunjukan akuntabilitas, efektivitas dan dampak positif terbesar dalam menjalankan program,” tambah dia.
Pada kesempatan itu pihaknya juga meluncurkan Inovasi Badung BRILIAN atau Badung yang Berbasis Riset dan Inovasi untuk Aksi Nyata.
“Inovasi strategis ini dikembangkan untuk memperkuat peran riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah, sebagai respon atas kebutuhan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi,” pungkas Wayan Putra Yadnya.
