Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berjanji memperhatikan adanya sejumlah pasien Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) di Kabupaten Karangasem yang sempat dirawat di lorong RSUD setempat.

"Hanya saja gubernur tidak menduga bahwa di tengah meningkatnya kepercayaan masyarakat memanfaatkan fasilitas JKBM, kualitas pelayanan tim medis justru menurun," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Putu Suardhika di Denpasar, Rabu.

Menurut dia, semestinya kualitas pelayanan dari tim medis meningkat seiring bertambahnya kepercayaan masyarakat tersebut. Petugas medis seharusnya tetap menjaga kualitas pelayanan dan selama menangani pasien tetap menunjukkan sikap terbaik seperti peduli, ramah dan penuh kasih.

"Sikap seperti ini penting karena akan ikut mempengaruhi proses penyembuhan pasien," katanya.

Ia menyebutkan bahwa gubernur mengakui, pelaksanaan JKBM memang belum sepenuhnya baik, terutama menyangkut masalah administrasi. Namun, jangan sampai karena masalah administrasi itu kualitas pelayanan kepada pasien malah turun.

"Apabila menurunnya kualitas pelayanan tim medis ada kaitan dengan belum cairnya jasa pelayanan medis, gubernur berharap, Dinas Kesehatan Provinsi Bali segera mencarikan penyelesaian masalah itu," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Bali dr I Nyoman Suteja mengakui jasa pelayanan medis bagi tim medis di Karangasem memang belum cair.

"Semuanya masih dalam proses. Jasa pelayanan medis itu bakal cair awal April 2010 setelah proses administrasinya selesai. Untuk mempercepat pencairan jasa pelayanan medis ini, sudah diadakan pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi dengan direktur rumah sakit seluruh Bali dan instansi vertikal di Karangasem," katanya.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026