"Tidak ada jalan lain. Kami mewakili masyarakat Madura menyampaikan berjuta-juta maaf terhadap warga yang sudah kami blok jalan dan mobilnya karena ini untuk perjuangan," kata perwakilan warga H Mukhlis di Jakarta, Sabtu.
Dia mengatakan jika dalam aksi tersebut ada warga yang dirugikan terutama kendaraannya mengalami kerusakan misalnya kaca yang pecah dapat menghubungi dia.
"Silakan menghubungi saya, saya yang bertanggung jawab," tambah dia. Warga Madura yang tinggal di Kampung Sumur Jakarta Timur menolak penggusuran.
Mereka melakukan pemblokiran Jalan Gusti Ngurah Rai dengan memalang jalan menggunakan mobil yang bannya dikempeskan. Mobil yang memblokir jalan seperti truk, metromini, busway, mikrolet yang dihentikan paksa oleh warga.
Akibat aksi blokir jalan tersebut, arus lalu lintas dari Buaran ke Kampung Bulak maupun sebaliknya terhenti. Warga yang melintas terpaksa mencari alternatif dengan memutar melalui permukiman. (*/DWA)
Pewarta: Oleh Desi Purnamawati: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026