"Kasus kehamilan di luar rahim sebenarnya cukup sering terjadi. Tapi yang ini menjadi langka, karena bayinya selamat hingga cukup umur untuk dikeluarkan dari perut ibunya," kata dr Made Agus Supriatmaja, SpOG, yang memimpin tim operasi, Minggu di Negara.
Menurut Agus, kasus kehamilan di luar kandungan dengan bayi yang selamat hanya 1 dibanding 9000 kehamilan serupa.
"Biasanya bayi yang tumbuh di luar rahim tidak selamat, karena tidak mendapatkan asupan makanan yang sesuai," ujarnya.
Agus mengungkapkan, sejak masih berbentuk janin, bayi ini tumbuh di dinding perut ibunya.
"Usia kandungannya juga sudah 9 bulan, jadi sudah layak bagi bayi tersebut untuk dilahirkan," katanya.
Usai operasi, bayi perempuan dengan berat 2,1 kilogram beserta ibunya, terus mendapatkan perawatan dan pengawasan yang intensif dari tim medis.(GBI)
Pewarta: Oleh: Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.