Pantauan di lapangan, untuk menertibkan atribut yang dipasang pada pohon dan jembatan ini, tim dari KPU Jembrana, Panwaslu, Satpol PP, Kesbangpol dan kepolisian, dibagi menjadi dua masing-masing ke arah barat dan timur.
Sampai di Kelurahan Gilimanuk, tim yang ke barat menurunkan dua baliho pasangan I Made Mangku Pastika - I Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta), yang terpasang pada pohon.
Awalnya penertiban ini tidak menemui kendala, hingga tim meluncur ke timur untuk menertibkan atribut di Desa Melaya.
Dalam perjalanan, tim mendapatkan informasi, pendukung Pasti-Kerta tidak terima dengan penertiban ini, karena banyak atribut pasangan AA Puspayoga - Dewa Nyoman Sukrawan (PAS), yang dipasang di pohon tidak ditertibkan.
"Kami tidak tertibkan, karena atribut PAS tersebut tidak masuk dalam rekomendasi yang disampaikan Panwaslu kepada kami," kata anggota KPU Jembrana, Pande Made Adi Muliawan, yang tergabung dalam tim penertiban ke wilayah barat.
Untuk menghindari kemungkinan buruk, penertiban tim yang ke wilayah barat ini dihentikan sementara, menunggu rekomendasi terbaru dari Panwaslu.(GBI)
Pewarta: Oleh: Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.