Pada bagian baliho itu terdapat gambar Caleg PDIP Kabupaten Tabanan I Gede Nyoman Oka Arsana yang tidak masuk dalam daftar caleg sementara (DCS)
"Mungkin saja yang merusak pendukung saya. Mereka tidak puas atas pencoretan saya dari DCS," kata Arsana yang menjabat Wakil Ketua PAC PDIP Kecamatan Penebel itu.
Menurut dia, hal itu sangat mungkin karena eskalasi politik di Kabupaten Tabanan yang selama ini dikenal sebagai basis massa PDIP sedang meningkat, baik terkait penyerahan DCS maupun menjelang Pilkada Bali pada 15 Mei mendatang.
"Untuk itu kami minta elit politik tidak arogan dan hendaknya objektif dalam menilai dan menentukan kader yang lolos DCS. Jangan hanya mementingkan kelompok dan golongan tertentu saja," katanya. (EKA/M038)
Pewarta: Oleh Suar Eka Buana: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.