"Memang ada penurunan namun tidak terlalu signifikan, sekitar 25 persen, terutama pada hari Sabtu dan Minggu," katanya, di Banjarnegara, Selasa.
Menurut dia, penurunan tersebut disebabkan wisatawan membatalkan rencana kunjungan pada Sabtu (20/4) dan Minggu (21/4) setelah mendengar kabar gempa di Dieng.
Akan tetapi, kata dia, wisatawan yang telah datang sejak Jumat (19/4) tetap tenang meskipun terjadi gempa. "Bahkan, KWDT Dieng yang sebagian besar berada di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, justru aman dari gempa," katanya.
Menurut dia, hal ini terlihat dari banyaknya warga yang mengungsi ke Desa Dieng Kulon. "Saat ini, para pengungsi di Desa Dieng Kulon sudah kembali ke rumah masing-masing," katanya. (LHS)
Pewarta: Oleh Sumarwoto: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.