Lembaga Statistik Turki mengatakan di dalam satu laporan bahwa angka perceraian dan angka pernikahan di Turki pada 2012, masing-masing, adalah 2,7 persen dan 1,9 persen. Itu berarti angka perceraian jauh lebih tinggi.
Tapi sebanyak 603.751 orang menikah pada 2012, sementara 123.325 bercerai.
Cengiz Hortoglu, pengacara khusus kasus perceraian, mengatakan kepada Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang-- kekerasan dalam rumah tangga, hubungan di luar nikah, kehidupan seks yang tidak bahagia dan masalah keuangan termasuk di antara faktor utama yang mengakibatkan perceraian. (Xinhua-OANA/IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026