Amlapura (Antara Bali) - Pelabuhan Tanah Ampo di Kabupaten Karangasem--daerah ujung timur Pulau Bali--yang menjadi tempat merapatnya kapal pesiar dari berbagai negara, kini melibatkan 20 petugas International Ship and Port Facility Security (ISPS) dalam mengantisipasi keamanan.

"Pelatihan bagi 20 petugas ISPS dilakukan bekerja sama dengan  PT Yapanindo Konsultan Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Pemadan Kebakaran (Dishub-Damkar) Kabupaten Karangasem Ida Bagus Putu Swastika, Minggu.

Ia mengatakan bahwa kepemilikan ISPS Code di Pelabuhan Laut Tanah Ampo sangat penting karena hal itu merupakan peraturan internasional meyusul tingginya ancaman keselamatan kapal di laut.

Ketentuan dan kesiapan ISPS Code harus terdaftar pada International Maritim Organisation (IMO) melalui Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Berbagai persyaratan secara detail harus dituangkan dalam Port Facility Security Plan (PFSP).

"Semua itu harus dapat dipenuhi secara bertahap dan mendapat pengesahan sehingga menjadi dokumen resmi yang bisa dijadikan pedoman bagi kapal-kapal yang akan bersandar di pelabuhan khusus kapal pesiar Tanah Ampo," ujar Bagus Swastika. (IGT)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026