"Untuk sementara kami memeriksa empat orang saksi yang melihat dua bule mabuk kemudian terdengar letusan," kata Kepala Polsek Kuta Komisaris Dedi Udiana dihubungi dari Denpasar, Kamis pagi.
Menurut dia, awalnya para saksi menduga suara tersebut berasal dari gesekan antara salah satu komponen sepeda motor yang dikendarai warga negara asing itu dengan aspal.
Berdasarkan keterangan para saksi, dua wisman mabuk itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dari arah Legian dan berhenti mendekati taksi yang sedang parkir di Jalan Sri Rama, Kuta, Rabu (27/2) sekitar pukul 21.00 Wita.
Taksi Komotra jenis Toyota Vios warna biru bernomor polisi DK-258-IF yang dikemudikan oleh Made Darta mengalami pecah pada kaca samping kanan dekat sopir. Pada kaca itu terdapat dua lubang bekas tembakan. Kaca samping jok belakang taksi itu juga pecah.
"Dari olah TKP (tempat kejadian perkara), kami menemukan tiga biji peluru `airsoft gun`. Namun kami belum mengetahui ukuran senjata itu, tetapi kemungkinan yang kecil," ujar Dedi. (DWA/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.