"Lesunya ekspor hasil sentuhan perajin Bali erat kaitan dengan resesi ekonomi yang masih melanda sejumlah negara tujuan ekspor," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat.
Meskipun hasil industri kecil menembus pasaran luar negeri menurun, industri kecil di Bali mampu memberikan kontribusi sebesar 32,59 persen dari total ekspor sebesar 481,83 juta dolar AS.
Enam jenis produk industri kecil meliputi alas kaki dengan volume 468.389 pasang seharga 3,07 juta dolar AS dan tas dalam berbagai bentuk ukuran dan disain 415.812 unit senilai 1,12 juta dolar AS.
Ketut Teneng menambahkan bahwa selain itu juga tekstil dan produk tekstil (TPT) 45,51 juta pasang seharga 100,65 juta dolar AS serta dalam bentuk lembaran 3,52 juta meter seharga 7,31 juta dolar AS.
Ekspor negara tujuan TPT sebagian besar ke Amerika Serikat yakni mencapai 23,44 persen, menyusul Australia 17,75 persen, Jepang 5,61 persen, Singapura 5,35 persen, Belanda 0,83 persen, Jerman 1,82 persen, Inggris 6,22 persen, Prancis 4,17 persen dan sejumlah negara lain 34,90 persen. (*/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.