"Pak SBY harus panggil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk bertanggung jawab dan upaya penyelematan partai," katanya di Denpasar, Senin.
Ia terkejut begitu mengetahui hasil survei lembaga independen yang menyebutkan tingkat elektabilitas Demokrat terjun bebas hingga angka 8,3 persen.
"Kami sendiri kaget dengan hasil survei lembaga independen tersebut dan meminta Bapak SBY untuk segera turun tangan menyelamatkan partai," katanya.
Dalam kondisi seperti ini, ungkap dia, maka banyak reaksi kader yang mempertanyakan penyebab menurunnya hasil survei tersebut karena masyarakat tidak percaya lagi dengan elit yang tersangkut beberapa kasus korupsi.
"Seluruh kader partai di Pulau Dewata mendesak agar para elit bisa melakukan sesuatu untuk mengembalikan `branding` PD yang bersih dan santun. Sekarang hanya SBY yang bisa melakukan itu," kata politikus asal Kabupaten Jembrana itu.
Mudarta sendiri tidak menjelaskan apakah tuntutan kepada Anas Urbaningrum untuk mundur dari jabatannya terkait hasil survei itu. (LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.