Denpasar (ANTARA) - Ketua DPW Partai NasDem Bali I Nengah Senantara mengumpulkan kadernya di Bali untuk meluruskan bahwa narasi merger atau fusi antara partainya dengan Partai Gerindra adalah tidak benar.
“Di Bali masih tetap solid, agar tidak ada gejolak, agar tidak ada bertanya-tanya, saya mengundang semua kader Partai NasDem terutama anggota dewan dan kepengurusan Partai NasDem semua hadir hari ini,” kata Senantara.
Setelah melakukan rapat dengan kadernya, Anggota Komisi VI DPR RI itu di Denpasar, Selasa, mengumumkan dengan tegas bahwa Partai NasDem solid di bawah kepemimpinan Surya Paloh satu-satunya.
Ia mengingatkan setiap partai politik dibangun dengan ideologi masing-masing sehingga sulit disatukan dan arahan DPP menyatakan demikian.
“Situasi Partai NasDem saya tegaskan solid, satu komando di bawah Ketua Umum Bapak Surya Paloh, berita riak-riak seperti itu hal yang wajar, sama dengan kondisi Demokrat di sebelah,” ujarnya.
Menurut dia, narasi fusi ini muncul karena partainya memiliki magnet tersendiri bagi perpolitikan Indonesia, capaiannya yang terus meningkat di perhelatan-perhelatan politik membuat dinamika terus datang.
Padahal pertemuan Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hal yang wajar sebagai politisi yang juga pebisnis.
Namun dengan narasi Partai NasDem merger dengan Partai Gerindra mereka menjadi dirugikan sebab terkesan partai politik diperjualbelikan, bahkan diambil alih pihak lain.
“Jangan berandai-andai, kalau kita berandai-andai salah tebak, salah sasaran, tentu ada kekeliruan yang diterima oleh media massa, kami tidak mau apa yang disebarluaskan oleh Tempo, di Bali terjadi juga, yang jelas Partai NasDem di bawah kepemimpinan Ketum kami yang terhormat Bapak Surya Paloh solid,” kata Senantara menegaskan.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026